Perkembangan Psikologi Remaja dan Pemuda



A. Perkembangan Psikologi Remaja dan Pemuda
yang di namakan Remaja adalah yang telah berumur 13-17 Tahun, pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Sedangkan Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional dan perkembangan dimana mereka lebih jeuh pemikiran nya dari remaja, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa yang akan datang. Pemuda adalah mereka yang berumur antara 18-35 tahun.Perkembangan merupakan suatu proses perubahan dalam diri seseorang yang bersifat kualitatif atau fungsi psikologi yang berlangsung secara terus menerus kearah yang lebih baik.
B. Penggaruh lingkungan pada remaja
Masa – masa remaja sering kali menjadi masa yang sulit dalam perkembangan anak, khususnya ketika anak sudah mulai menginginkan sedikit kebebasan akan tetapi kebebasan tersebut harus diberikan dengan pengawasan yang sepantasnya pula oleh orang tua. Pengawasan oleh orang tua diperlukan agar anak tidak berakhir dengan salah pergaulan dan membuat keputusan – keputusan yang salah
Akan tetapi dalam kenyataannya, banyak orang tua hanya dapat melakukan ikut campur sebagian saja dalam pembentukan masa depan anak, karena anak akan menjalani kehidupannya sendiri dan mengembangkan pengalaman serta keyakinannya sendiri. Sedikit banyak, hal itu akan dipengaruhi oleh lingkungan tempatnya tinggal ketika anak sedang bertumbuh dewasa. Peran orang tua juga tidak sedikit dalam hal tersebut, walaupun tidak banyak yang bisa orang tua kendalikan berkaitan dengan lingkungan tempat anak bertumbuh dewasa.Lingkungan masyarakat juga mempengaruhi pertumbuhan anak sehingga masyarakat perlu memperlihatkan perilaku-perilaku positif dalam bermasyarakat agar remaja dapat melihat dan mengambil contoh dari sikap masyarakat.
C. Cara menanamkan nilai nilai kristiani
• kasih (LOVE) 1 korintus 13:13 demikianlah ketiga hari ini, yaitu iman,pengharapan,dan kasih,dan yang paling besar diantaranya ialah kasih.kasih adalah hukum tuhan yang utama alkitab mencatat bahwa kasih adalah yang paling besar.bagaimana contoh penerapan kasih dalam kehidupan keluarga kristen.
• Kebenaran (Truth) – kita harus memegang kebenaran dan mengajarkannya, yaitu kebenaran berdasar pada Alkitab. Dalam kebenaran ini juga terletak integritas dan kejujuran, yaitu adanya keselarasan antara apa yang dikatakan dan dilakukan .
• Kesalehan (Righteousness) – di sini, setiap orang percaya harus hidup berfokus dan berpusat pada Allah Bapa dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kesalehan berbicara tentang hubungan atau relasi kita dengan Allah dan kesederhanaan hidup. Ayub telah hidup dalam kesalehan, bergaul karib dengan Allah, sejak dia berusia remaja
• Kekudusan (Holiness) – ini merupakan syarat seseorang dapat melihat Allah dan masuk menghadap hadirat-Nya. Orang Kristen telah dipisahkan dari dunia yang gelap ini untuk tujuan khusus, yaitu sebagai garam dan terang. Kekudusan mencakup baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan.
• Kesetiaan (Faithfulness) – sifat setia sangat diharapkan dimiliki oleh setiap orang percaya. Kesetiaan orang Kristen harus didasarkan pada Kesetian Allah sendiri, yang dengan senantiasa menyertai kita. Hanya orang yang setia sampai mati yang akan memperoleh mahkota kehidupan (). Kesetiaan kepada Tuhan ini juga harus ditunjukkan dengan kesetiaan atau loyalitas dalam gereja lokal, kepada pasangan, dan hal lain yang dikehendaki Tuhan.




Perkembangan Psikologi Remaja dan Pemuda



A. Perkembangan Psikologi Remaja dan Pemuda
yang di namakan Remaja adalah yang telah berumur 13-17 Tahun, pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Sedangkan Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional dan perkembangan dimana mereka lebih jeuh pemikiran nya dari remaja, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa yang akan datang. Pemuda adalah mereka yang berumur antara 18-35 tahun.Perkembangan merupakan suatu proses perubahan dalam diri seseorang yang bersifat kualitatif atau fungsi psikologi yang berlangsung secara terus menerus kearah yang lebih baik.
B. Penggaruh lingkungan pada remaja
Masa – masa remaja sering kali menjadi masa yang sulit dalam perkembangan anak, khususnya ketika anak sudah mulai menginginkan sedikit kebebasan akan tetapi kebebasan tersebut harus diberikan dengan pengawasan yang sepantasnya pula oleh orang tua. Pengawasan oleh orang tua diperlukan agar anak tidak berakhir dengan salah pergaulan dan membuat keputusan – keputusan yang salah
Akan tetapi dalam kenyataannya, banyak orang tua hanya dapat melakukan ikut campur sebagian saja dalam pembentukan masa depan anak, karena anak akan menjalani kehidupannya sendiri dan mengembangkan pengalaman serta keyakinannya sendiri. Sedikit banyak, hal itu akan dipengaruhi oleh lingkungan tempatnya tinggal ketika anak sedang bertumbuh dewasa. Peran orang tua juga tidak sedikit dalam hal tersebut, walaupun tidak banyak yang bisa orang tua kendalikan berkaitan dengan lingkungan tempat anak bertumbuh dewasa.Lingkungan masyarakat juga mempengaruhi pertumbuhan anak sehingga masyarakat perlu memperlihatkan perilaku-perilaku positif dalam bermasyarakat agar remaja dapat melihat dan mengambil contoh dari sikap masyarakat.
C. Cara menanamkan nilai nilai kristiani
• kasih (LOVE) 1 korintus 13:13 demikianlah ketiga hari ini, yaitu iman,pengharapan,dan kasih,dan yang paling besar diantaranya ialah kasih.kasih adalah hukum tuhan yang utama alkitab mencatat bahwa kasih adalah yang paling besar.bagaimana contoh penerapan kasih dalam kehidupan keluarga kristen.
• Kebenaran (Truth) – kita harus memegang kebenaran dan mengajarkannya, yaitu kebenaran berdasar pada Alkitab. Dalam kebenaran ini juga terletak integritas dan kejujuran, yaitu adanya keselarasan antara apa yang dikatakan dan dilakukan .
• Kesalehan (Righteousness) – di sini, setiap orang percaya harus hidup berfokus dan berpusat pada Allah Bapa dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kesalehan berbicara tentang hubungan atau relasi kita dengan Allah dan kesederhanaan hidup. Ayub telah hidup dalam kesalehan, bergaul karib dengan Allah, sejak dia berusia remaja
• Kekudusan (Holiness) – ini merupakan syarat seseorang dapat melihat Allah dan masuk menghadap hadirat-Nya. Orang Kristen telah dipisahkan dari dunia yang gelap ini untuk tujuan khusus, yaitu sebagai garam dan terang. Kekudusan mencakup baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan.
• Kesetiaan (Faithfulness) – sifat setia sangat diharapkan dimiliki oleh setiap orang percaya. Kesetiaan orang Kristen harus didasarkan pada Kesetian Allah sendiri, yang dengan senantiasa menyertai kita. Hanya orang yang setia sampai mati yang akan memperoleh mahkota kehidupan (). Kesetiaan kepada Tuhan ini juga harus ditunjukkan dengan kesetiaan atau loyalitas dalam gereja lokal, kepada pasangan, dan hal lain yang dikehendaki Tuhan.








Kehidupan Pemuda dan Remaja


A. Pengertian Perkembangan Psikologi Remaja dan Pemuda
Remaja adalah waktu manusia berumur 13-18 tahun, pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan bai saat ini maupun masa yang akan datang. Pemuda adalah mereka yang berumur antara 18-35 tahun.
Perkembangan merupakan suatu proses perubahan dalam diri individu yang bersifat kualitatif atau fungsi psikologi yang berlangsung secara terus menerus kearah yang lebih baik. Perkembangan psikologi pada remaja atau pemuda ditandai dengan adanya beberapa tingkah laku baik tingkah laku positif maupun negative. Pada dasarnya, perubahan tingkah laku remaja atau pemuda sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Sehingga remaja dan pemuda haruslah berhati-hati dalam pergaulan karena melalui pergaulan psikologi seseorang juga terbentuk.


B. Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Pertumbuhan Remaja
Masa remaja adalah masa dimana sering kali menjadi masa yang sulit dalam perkembangan anak, khususnya ketika anak sudah mulai menginginkan sedikit kebebasan akan tetapi kebebasan tersebur harus diberikan dengan pengawasan yang sepantassnya pula oleh orang tua. Akan tetapi dalam kenyataannya, banyak orang tua yang tidak benar-benar mengawasi anaknya karena faktor pekerjaan atau kesibukan lain, sehingga anak dengan mudah melakukan hal-hal yang mereka inginkan. Selain karena kurangnya pengawasan, hal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan remaja yai tu pergaulan baik di sekolah, lingkungan masyarakat maupun dalam lingkup keluarga. Tetapi yang paling berpengaruh bagi pertumbuhan remaja adalah pengaruh dari keluarga karena keluarga merupakan tempat belajar utama dan pertama bagi setiap anak sehingga dapat dikatakan bahwa jika dalam keluarga tersebut sudah menanamkan hal-hal baik kepada anak sejak dini maka pertumbuhan anak tersebut jugalah baik. Kemudian pengaruh dari lingkungan sekolah yaitu jika suasana belajar mengajar menyenangkan maka anak lebih mudah berinteraksi dan mendapat pengalaman serta emahami lebih cepat. Dengan bersekolah juga dapat menanamkan kedisiplinan kepada anak melalui ajaan dari guru-guru. Lingkungan masyarakat juga mempengaruhi pertumbuhan anak sehingga masyarakat perlu memperlihatkan perilaku-perilaku positif dalam bermasyarakat agar remaja dapat melihat dan mengambil contoh dari sikap masyarakat.

C. Cara menanamkan Nilai-nilai Kristiani pada Remaja Dan Pemuda
Iman dalam Tuhan Yesus Kristus seharusnya merupakan Iman yang hidup yang diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap dan tindakan tersebut disebut dengan nilai-nilai(values) yang merupakan standard yang ditetapkan Allah sendiri dalam firman-Nya, dan bukan standard yang ditetapkan oleh manusia . Nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam diri remaja yaitu sebagai berikut:
1. Kebenaran : Kita harus memegang kebenaran dan mengajarkannya, yaitu kebenaran berdasar pada Alkitab. Dalam kebenaran ini juga terletak integritas dan kejujuran, yaitu adanya keselarasan antara apa yang dikatakan dan yyang dilakukan.
2. Kesalehan : Kesalehan berbicara tentang hubungan atau relasi kita dengan Allah dan kesederhanaan hidup.
3. Kekudusan : ini merupakan syarat seseorang dapat melihat Allah dan masuk menghadap hadiratnya. Kekudusan mencakup baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan.
4. Kesetiaan : Kesetiaan orang Kristen harus didasarkan pada kesetiaan Allah sendiri, yang dengan senantiasa menyertai kita.
5. Keutamaan : semangat untuk memberikan yyang terbaik kepada Tuhan dan sesame tentunyya diilhami oleh Allah sendiri yang telah memberikan pemberian yang terbaik, yaitu Anak-Nya yang Tunggal
6. Kasih : Kasih merupakan cirri kehidupan umat Kristiani yang selalu dinantikan orang-orang disekitar kita. Semua orang percaya diperintahkan untuk menyatakan kasih ini, yaitu mengasishi Tuhan dan Sesama.

Cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada remaja atau pemuda, yaitu sebagai berikut:
1. Memaparkan segala sesuatu secara terbuka, termasuk mengakui kesalahan dan mencoba memperbaikinya
2. Menyediakan bahan-bahan pembinaan rohani, seperti buku renungan remaja
3. Mengizinkan mereka bergabung dengan kelompok pergaulan yang baik dan terarah
4. Menyediakan diri untuk menjadi tempat curhat mereka
5. Memberikan arrguentasi yang jelas terhadap segala hal yang diperbolehkan atau diilarang.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai